Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms.Excel : Jurnal Transaksi

Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms.Excel : Jurnal Transaksi

Jurnal digunakan untuk mencatat seluruh transaksi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan. Catatan pada jurnal kemudian akan diringkas atau dipindahkan ke dalam Buku Besar sesuai masing-masing akun.

Buku Besar
Laporan Keuangan

Pada bagian ini Anda akan membuat jurnal transaksi yang ringkasannya kemudian akan tercatat dengan otomatis ke Buku Besar dan Laporan Keuangan (Neraca dan Laporan Laba Rugi).

Membuat Komponen Jurnal 

Untuk keseragaman dan kemudahan, gunakan Sheet 2 untuk membuat jurnal dan beri nama sheet tersebut dengan nama 2-jurnal. Selanjutnya, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut untuk membuat jurnal.


Buat jurnal transaksi yang berisi TANGGAL, KODE PEMBANTU, URAIAN, NO AKUN, NAMA AKUN, DEBET, NO AKUN, NAMA AKUN dan KREDIT seperti gambar berikut :


Pada jurnal ini transaksi yang masuk dalam kategori debet maupun kredit dipisahkan sesuai kategori masing-masing (E,F dan G untuk Debet; H, I dan J untuk Kredit).
  • TANGGAL : Tanggal terjadinya transaksi.
  • KODE PEMBANTU : Untuk membantu mencatat detail transaksi.
  • URAIAN : Mencatat uraian atau keterangan transaksi debet maupun kredit.
  • NO AKUN : Nomor akun yang di-debet.
  • NAMA AKUN : Nama akun kategori debet sesuai nomor akun.
  • DEBET : Mencatat jumlah transaksi kategori yang di-debet.
  • NO AKUN : Nomor akun yang di-kredit.
  • NAMA AKUN : Nama akun kategori kredit sesuai nomor akun.
  • KREDIT : Mencatat jumlah transaksi kategori yang di-kredit.


Membuat AutoFilter

Blok sel B6 sampai J6. Klik Data > Filter > (Sort&Filter).



Setelah AutoFilter, jurnal akan terlihat seperti gambar beriktut :


Membuat Kriteria 

Agar nomor akun (NO AKUN) dapat dimunculkan sesuai dengan transaksi yang dicatat, Anda bisa membuat kriteria nomor akun dengan mengambil dari NO_AKUN yang sudah didefinisikan sebelumnya.

  1. Arahkan kursor di sel E7. Klik Data > Validation...
  2. Pada kotak dialog yang muncul, pilih List pada Allow. Pada kolom Source, masukan =NO_AKUN atau nama lain yang sudah Anda pilih sebelumnya. Klik OK.
  3. Lakukan hal yang sama pada sel H7.



Menggunakan Fungsi

Setelah daftar Nomor Akun dibuat, Anda bisa membuat NAMA AKUN muncul sesuai dengan NO AKUN yang dipilih. Sebagai misal, jika dipilih No Akun 1111, maka akan muncul nama akun Kas di Tangan, dan sebagainya.

Pada contoh buku ini, digunakan fungsi VLOOKUP pada sel F7 dan I7 untuk mendapatkan NAMA AKUN dari NO AKUN.

Isikan fungsi pada sel berikut :
  • F7 =IF(E7="","",VLOOKUP(E7,DAFTAR_AKUN,2))
  • I7  =IF(H7="","",VLOOKUP(H7,DAFTAR_AKUN,2))



Membuat Fungsi Kontrol Keseimbangan

Karena jumlah yang di-debet harus sama dengan yang di-kredit, Anda bisa membuat fungsi untuk mengontrol keseimbangan ini dengan membuat fungsi pada L7 :

=IF(G7=J7,"OK","Terjadi Kesalahan, Cek Ulang")

Dengan membuat fungsi ini, maka apabila nilai debet (G7) sama dengan nilai kredit (J7), akun muncul pesan OK yang berarti posisi sudah seimbang. Jika sebaliknya, akan muncul pesan Terjadi Kesalahan, Cek Ulang.



Sebagai contoh, posisi seimbang dari transaksi yang di-debet dan di-kredit akan nampak seperti gambar berikut :



Copy Fungsi

Salin masing-masing sel E7, F7, H7, I7 dan L7 ke bawah sesuai dengan area kerja yang akan digunakan. Dalam contoh buku ini, sel E7, F7, H7, I7 dan L7 di-copy masing-masingsampai sel E40, F40, H40, I40 dan L40.


Untuk memudahkan area kerja yang akan digunakan, Anda bisa memberi warna pada area kerja tersebut dengan menggunakan Fill Color.
Jika kemudian diperlukan baris baru untuk menampung pencatatan transaksi, gunakan Insert > Rows atau klik kanan pada baris yang akan ditambah lalu pilih Insert.

Setelah area untuk pencatatan jurnal dibuat, Anda sudah bisa mencatat setiap transaksi yang terjadi pada area kerja ini.

Anda bisa menggunakan kembali kaidah debet-kredit dalam Tabel berikut sebagai pedoman mencatat setiap transaksi bisnis dalam jurnal :



Silahkan Lihat Contoh Kasus : Jurnal Transaksi


Tips Memilih Rental Mobil Yang Baik dan Benar

Tips Memilih Rental Mobil Yang Baik dan Benar

Rental mobil sering diserbu calon pemudik menjelang Lebaran. Alasannya, daripada berdesak-desakan di angkutan umum, lebih baik menyewa mobil untuk mengangkut seluruh keluarga. Bisa jadi, biayanya lebih murah. Apalagi, harga sewa mobil bekas van tak terlampau mahal. Nah, jika Anda memutuskan menyewa mobil untuk mudik Lebaran, jangan terburu nafsu dulu untuk menentukan pilihan.

Berikut Tips Memilih Rental Mobil :

1. Jenis Rental
Pilihlah rental resmi. Bandingkan harga dan fasilitas yang ditawarkan. Lebih baik memilih rental yang memiliki cabang di kota (tujuan) yang Anda datangi, agar mobil sewaan bisa langsung dikembalikan sesampainya di tempat tujuan Anda. Mobil bisa disewa lagi pada saat yang diperlukan.

2. Jenis Mobil
Sesuaikan jenis mobil yang akan Anda sewa dengan jumlah penumpang. Paling ideal, sewalah jenis kendaraan keluarga berbentuk van atau MPV (multipurpose vehicle). Jika total penumpang tak lebih dari lima orang, cukup menyewa tipe mini-MPV.

3. Kondisi Mobil
Cek terlibih dahulu mobil sewaan sebelum Anda bawa. Jangan terlalu percaya dengan omongan penyewa. Lihat perlengkapan standar, cek perangkat keamanan, kondisi mesin dan surat-surat kendaraan. Jangan lupa menanyakan bengkel-bengkel resmi di sepanjang jalan mudik, untuk mengantisipasi jika mogok di jalan.

Setelah Anda mendapatkan mobil sewaan, jangan lupa untuk memperhatikan perlengkapan saat di perjalanan. Berikut Tips Berkendaraan saat di Perjalanan : 

1. AC Mobil
Matikan AC dan buka pintu setiap dua jam sekali. Maksudnya agar sirkulasi udara segar kembali lancar. Saat itu si pengemudi bisa mengecek kondisi mobil. Jika ada suara-suara mencurigakan, segera periksa.

2. Buka Jendela Saat Parkir
Saat parkir, buka jendela sedikit untuk mengusir panas di kabin. Perbedaan tekanan dan temperatur di kabin dan di luar membuat udara terus mengalir. Jangan takut alarm tidak berfungsi, karena pada umumnya alarm tidak terpengaruh dengan jendela terbuka, kecuali jenis alarm yang memiliki sensor volume atau aliran udara.

3. Menghindari Water Hummer
Jangan menerjang banjir dengan kecepatan tinggi. Air yang masuk ke ruang mesin membuat korsleting sistem kelistrikan. Apalagi sampai masuk ke ruang bakar, atau disebut water hummer, bisa membuat piston bengkok, bahkan patah. Karena itu, perlambat jalan mobil dan jangan menggeber mesin saat melewati genangan air.

4. Berkendara Malam Hari
Gunakan tanda pemisah jalur sebagai pedoman meniti jalan. Untuk mengurangi kantuk, jangan selalu menghidupkan AC, dan keraskan volume sistem audio. Jaga jarak untuk mendapatkan rentang pengereman jika tiba-tiba mobil di depan berhenti mendadak. Jangan makan obat-obatan yang menyebabkan kantuk.

Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms.Excel : Mendefinisikan Area Kerja

Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms. Excel : Mendefinisikan Area Kerja

Dalam postingan kali ini akan digunakan beberapa fungsi excel dalam proses berikutnya dengan tujuan untuk memudahkan proses pencatatan dan perhitungan. Untuk itu diperlukan pemberian nama pada area kerja tertentu yang pada proses berikutnya akan diambil atau digunakan.

Berikut adalah cara memberi nama pada area kerja yang akan digunakan.

a. Daftar Akun

     1 ) Blok seluruh area (B4 sampai B41)

Gambar.1

     2 ) Beri nama area tersebut dengan cara klik menu Insert > Name > Define...

     3 ) Beri nama sesuai dengan keinginan atau dalam contoh ini menggunakan nama DAFTAR_AKUN pada kolom Names in workbook.


     4 ) Jika sudah, klik OK.



     1 ) Blok seluruh area (C4 sampai C41) lalu beri nama area tersebut dengan cara klik menu Insert > Name > Define... (seperti Gambar.2)


     2 ) Beri nama sesuai dengan keinginan atau dalam contoh ini menggunakan nama NO_AKUN pada kolom Names in workbook.




     3 ) Jika sudah, klik OK.













Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms.Excel : Cara Membuat Daftar Akun

Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms.Excel : Cara Membuat Daftar Akun

Setelah menentukan akun apa saja yang akan digunakan perusahaan beserta kode atau nomornya, nama dan nomor akun tersebut dapat dibuat dalam Ms.Excel.

Berikut adalah tahapan membuat daftar akun untuk perusahaan dagang :

1. Buatlah sheet daftar akun yang berisi NO AKUN, NAMA AKUN, SALDO AWAL, DEBIT/KREDIT dan KELOMPOK.

Beri nama sheet tersebut dengan nama 1daftarakun.


► NO AKUN : Kode akun yang digunakan perusahaan.

► NAMA AKUN : Nama akun.

► SALDO AWAL : Saldo awal.

► Untuk memudahkan proses pencatatan dan perhitungan selanjutnya, tambahkan kolom DEBET/KREDIT dan KELOMPOK.

DEBET/KREDIT : Posisi saldo normal akun yang ada dan akan digunakan di Buku Besar. Perhatikan bahwa untuk DEBET berisi akun kekayaan (aktiva) dan biaya, sedangkan Kredit berisi akun utang dan modal (pasiva), Penjualan, Harga Pokok Penjualan, Pendapatan Lain-lain dan Biaya Lain-lain.

► KELOMPOK : Posisi akun yang masuk dalam NERACA dan LABA RUGI.

Lihat Tabel Berikut >> Tabel 1daftarakun.

Untuk Lebih Jelas, Silahkan Download Tabel dalam Format Excel >> Contoh 1daftarakun.xlsx

Catatan :

> Untuk keseragaman format sel yang berisi angka, blok area Saldo Awal (D3 sampai D41)
> klik Format > Cells...
> Pilih opsi Accounting pada Category, masukan Decimal places = 0 dan Symbol None.


> Dengan menggunakan kasus perusahaan Sinten Remen, Saldo Awal bisa berisi nominal pada masing-masing akun yang sudah ada seperti gambar berikut :


Baca Artikel terkait : Aplikasi Akuntansi Ms.Excel : Daftar Akun, Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms. Excel : Mendefinisikan Area Kerja

Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms.Excel : Daftar Akun

Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms.Excel : Daftar Akun

Setelah memutuskan sistem persediaan mana yang akan digunakan, perusahaan dapat memulai mencatat transaksi yang dilakukan perusahaan. Namun, sebelum pencatatan dimulai, perusahaan harus terlebih dahulu menetapkan akun apa saja yang digunakan oleh perusahaan.

Masing-masing perusahaan tentu memiliki jenis akun yang berbeda sehingga jenis akun yang dibuat harus disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Pastikan daftar akun bisa menampung seluruh transaksi yang dilakukan perusahaan.

Pemberian Kode Akun

Sebelum mulai membuat aplikasi, perusahaan harus menentukan terlebih dahulu akun-akun apa saja yang akan digunakan. Sebagai contoh, setiap akun atau rekening diklasifikasikan dengan memberi kode kelompok yang terdiri dari 4 angka sebagai berikut :

Kode
I
II
III
IV
Rekening
Kelompok Rekening
Golongan Rekening
Sub Golongan Rekening
Jenis Rekening

Contoh :

Kode
1
11
111
1111
Rekening
Aktiva
Aktiva Lancar
Kas
Kas di Tangan

Contoh Kasus :
Sinten Remen, perusahaan fiktif yang bergerak di bidang usaha penjualan mebel memiliki kode dan nama akun sebagai berikut :

1111
Kas di Tangan
1112
Kas di Bank
1121
Deposito di BPR
1131
Piutang Dagang
1132
Cadangan Kerugian Piutang
1133
Piutang Karyawan
1134
Piutang Lain-lain
1141
Persediaan Barang
1151
Persekot Biaya Perjalanan
1152
Persekot Biaya Asuransi
1201
Investasi Jangka Panjang
1311
Tanah
1312
Peralatan Toko
1313
Kendaraan
1322
Akumulasi Penyusutan Peralatan Toko
1323
Akumulasi Penyusutan Kendaraan
2101
Utang Dagang
2102
Utang Gaji
2103
Utang Jangka Pendek Bank
2104
Utang Jangka Pendek Lain-lain
2201
Utang Jangka Panjang dari Bank
3001
Modal Pemilik
3002
Laba Periode Berjalan
4101
5101
Harga Pokok Penjualan
5211
Biaya Gaji
5212
Biaya Pemasaran
5213
Biaya Penyusutan Peralatan Toko
5214
Biaya Pengiriman
5215
Biaya Penjualan Rupa-rupa
5216
Biaya Sewa
5217
Biaya Penyusutan Kendaraan
5218
Biaya Perjalanan
5219
Biaya Asuransi
5220
Biaya Perlengkapan Kantor
5221
Biaya Administrasi Rupa-rupa
6101
Pendapatan Lain-lain
6102
Biaya Lain-lain

Saldo Awal yang dimiliki adalah sebagai berikut :

Aktiva
Kas di Tangan
10,000,000
Kas di Bank
2,000,000
Deposito di BPR
1,000,000
Piutang Dagang
-
Cadangan Kerugian Piutang
-
Piutang Karyawan
-
Piutang Lain-lain
500,000
10,000,000
Persekot Biaya Perjalanan
-
Persekot Biaya Asuransi
-
Investasi Jangka Panjang
-
Tanah
-
Peralatan Toko
1,000,000
Kendaraan
3,000,000
Akumulasi Penyusutan Peralatan Toko
-
Akumulasi Penyusutan Kendaraan
-

Utang Dagang
-
Utang Gaji
500,000
Utang Jangka Pendek Bank
4,000,000
Utang Jangka Pendek Lain-lain
4,000,000
Utang Jangka Panjang dari Bank
5,000,000
Modal Pemilik
14,000,000
Laba Periode Berjalan
-

Silahkan baca artikel kelanjutannya >> Aplikasi Akuntansi Ms.Excel : Cara Membuat Daftar Akun, Aplikasi Akuntansi dengan Menggunakan Ms. Excel : Mendefinisikan Area Kerja