Microsoft Office

Akuntansi

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur atau pemilik.

Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnins dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuainnya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.

Berikut materi pembahasan mengenai Akuntansi :


Konsep Dasar Akuntansi

Konsep Dasar Akuntansi

Akuntansi menggunakan beberapa konsep dasar berikut :

  • Entitas Akuntansi (Accounting Entity)
Dipandang dari konsep akuntansi, perusahaan adalah suatu entitas (kesatuan usaha) yang terpisah dan berdiri sendiri di luar entitas ekonomi lain.

  • Kesinambungan (Going Concern)
Perusahaan diasumsikan tidak berhenti berhenti di satu periode saja melainkan akan terus berlanjut.

  • Periode Akuntansi (Accounting Period)
Pada umumnya suatu periode akuntansi terdiri dari 12 bulan atau satu tahun.

  • Objektif (Objective)
Pencatatan transaksi harus didasarkan pada dokumen yang asli.

  • Pengukuran dalam satuan uang (Monetary Measurement Unit)
Pengungkapan dan penuangan transaksi harus dinyatakan dalam nilai uang.

  • Harga Pertukaran (Historical Cost)
Aset selalu dicatat dan dilaporkan berdasarkan nilai perolehan atau nilai beli.

  • Kesesuaian beban dengan pendapatan (Matching Cost Against Revenue)
Beban biaya sesuai dengan pendapatan yang diakui pada periode yang sama.

Peran Akuntansi Dalam Perusahaan dan Pihak Yang Berkepentingan

Peran Akuntansi Dalam Perusahaan dan Pihak Yang Berkepentingan
Sebagai sistem informasi, akuntansi bermanfaat tidak saja oleh pihak intern perusahaan, tetapi juga pihak ekstern. Mereka akan menggunakan laporan akuntansi sebagai sumber informasi untuk pengambilan keputusan.

Siapa saja pihak-pihak yang berkepentingan terhadap akuntansi perusahaan? Secara umum, pihak-pihak yang berkepentingan tersebut adalah :


  • Manajer
Manajer menggunakan akuntansi sebagai alat untuk merencanakan, memonitor dan mengevaluasi aktivitas yang dilakukan perusahaan.

  • Investor
Investor sebagai penanam modal memerlukan akuntansi untuk melihat kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham.

  • Kreditur
Kreditur berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan untuk melihat apakah perusahaan memiliki kemampuan untuk mengembalikan pinjaman yang akan diberikan.

  • Pemerintah
Bagi pemerintah, akuntansi adalah sumber informasi yang penting, terutama dalam hal perpajakan dan pengawasan perusahaan.

Akuntansi : Biaya Transportasi (FOB Shipping Point or Destination)

Biaya Transportasi

Syarat-syarat penjualan harus menyebutkan kapan hak kepemilikan atas barang dagangan tersebut beralih dari penjual ke pembeli karena hal ini akan menentukan siapa (penjual atau pembeli) yang harus menanggung biaya transportasi.

Ada dua jenis syarat pengangkutan barang dagangan yaitu :

a. Biaya transportasi ditanggung oleh pembeli (FOB Shipping Point).
Pembeli akan membayar biaya transportasi dari tempat pengiriman (penjual). Hak milik barang dagangan akan berpindah ke pembeli saat penjual menyerahkan barang tersebut.

Contoh : CV Sinten Remen membeli barang dagangan dari PT Remen Sinten dengan cara kredit sebesar Rp 100.000, syarat penyerahan FOB shipping point dan membayar biaya transportasi sebesar Rp 10.000.

Jurnal yang dibuat oleh CV Sinten Remen :

PERIODIK
PERPETUAL

D
K

D
K
Pembelian
100.000
-
Persediaan Barang Dagangan
100.000
-
10.000
-
Utang Dagang
-
100.000
Utang Dagang
-
110.000
Persediaan Barang Dagangan
10.000
-



Kas
-
10.000

b. Biaya transportasi ditanggung oleh penjual (FOB Destination).
Penjual akan membayar biaya transportasi sampai ke tempat pembelli. Jadi, pembeli tidak membayar biaya transportasi untuk mendapatkan barang tersebut.

Hak milik barang dagangan akan berpindah ke pembeli setelah pada saat pembeli menerima barang tersebut.

Contoh : Cv Sinten Remen menjual barang dagangan secara kredit kepada Toko Sinten Niku sebesar Rp 100.000 dengan harga pokok penjualan Rp 75.000, dengan syarat FOB destination. Biaya transportasi yang akan menjadi beban CV Sinten Remen adalah Rp 10.000. 

Jurnal yang dibuat oleh CV Sinten Remen :

PERIODIK
PERPETUAL

D
K

D
K
Piutang Dagang
100.000
-
Piutang Dagang
100.000
-
Penjualan

100.000
Penjualan
-
100.000
Biaya Transportasi
10.000
-
Harga Pokok Penjualan
75.000
-
Kas
-
10.000
Persediaan Barang Dagangan
-
75.000



Biaya Transportasi
10.000
-



Kas
-
10.000

Jika diringkas, pencatatan transaksi dalam jurnal dengan sistem periodik dan perpetual dapat dilihat pada contoh tabel di bawah ini :